BERITA

Detail Berita

HAID BUKAN HALANGAN MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT

Senin, 31 Agustus 2026 12:17 WIB
58 |   -


Gerung, 31 Agustus 2026– Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gerung terus berinovasi dalam memberikan pembinaan holistik bagi peserta didiknya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memperkuat program Keputrian, sebuah kegiatan rutin yang dirancang khusus sebagai solusi bagi siswi muslimah yang sedang dalam masa haid dan tidak dapat menunaikan ibadah Salat Zuhur berjamaah di masjid sekolah.
Ratusan siswi SMAN 1 Gerung, yang terlihat tertib duduk di selasar dan area terbuka sekolah, mengenakan seragam dengan jilbab putih bersih, mendengarkan dengan saksama paparan dari Ustazah Hj. Sumiarni, S.Pdi, salah satu Guru Agama Islam senior di SMAN 1 Gerung. Kegiatan ini menjadi alternatif produktif dan bermanfaat bagi mereka saat teman-teman lainnya melaksanakan Salat Zuhur berjamaah.
"Kami sadar bahwa masa haid adalah masa transisi yang terkadang membuat siswi merasa 'terputus' dari aktivitas ibadah formal sekolah," ungkap Kepala SMAN 1 Gerung, Bapak M. Ridwan Helmy, M.Pd,. Beliau menambahkan, "Melalui Program Pembinaan Keputrian ini, kami ingin memberikan solusi agar waktu tersebut tidak terbuang sia-sia. Justru, ini adalah momen tepat untuk memperkaya wawasan mereka tentang fikih wanita, adab, dan amalan lain yang tetap bisa dilakukan meskipun sedang tidak salat."
Materi yang disampaikan dalam Program Keputrian ini sangat komprehensif. Selain fokus pada fikih haid dan cara bersuci (mandi wajib) yang benar, para Guru Agama dan tim pembina Keputrian juga menyisipkan materi tentang adab bergaul, kesehatan reproduksi, penguatan mental, serta kisah-kisah inspiratif tokoh wanita Islam. Pemateri, menekankan bahwa haid bukanlah penghalang untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah. "Tujuan utama kami adalah memberikan pemahaman yang benar agar siswi tidak merasa rendah diri atau jauh dari agama saat haid. Sebaliknya, mereka bisa mengisinya dengan amalan seperti berdzikir, membaca doa, dan mengkaji ilmu, yang semuanya memiliki nilai pahala besar," jelasnya.
Siswi menyambut positif program ini. Mereka merasa terbantu dan tidak lagi merasa bingung atau 'sendirian' saat berhalangan. Suasana yang dibangun adalah suasana dialogis, di mana siswi bebas bertanya dan berkonsultasi mengenai masalah keputrian dan fikih wanita secara mendalam, yang mungkin tidak mereka dapatkan di ruang kelas biasa.
Melalui program ini, SMAN 1 Gerung tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga secara aktif membangun kecerdasan spiritual dan karakter siswi, serta memberikan bimbingan praktis dalam kehidupan sehari-hari mereka.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini